Kelinci Kecil dan Bantal Awan
Pada malam yang tenang, hiduplah seekor kelinci kecil bernama Lulu.
Lulu punya bantal kesayangan.
Bantal itu lembut sekali.
“Empuk... empuk...” kata Lulu sambil tersenyum.
Malam itu Lulu belum mengantuk.
Ia melihat bulan.
“Bulan, apakah kamu sudah tidur?”
Bulan tersenyum.
“Belum, Lulu. Aku menemani anak-anak tidur.”
Lulu kemudian melihat bintang.
Satu bintang berkedip.
Kedip...
Kedip...
“Halo, Bintang!”
“Halo, Lulu,” jawab bintang kecil.
Lulu memeluk bantalnya.
Ia menarik selimut sampai ke dada.
“Sekarang aku mau tidur.”
Lulu memejamkan mata.
Ia mendengar suara angin.
Syuusss... syuusss...
Angin bernyanyi pelan.
Lulu tersenyum.
“Selamat malam, Bulan.”
“Selamat malam, Bintang.”
“Selamat malam, semuanya.”
Tak lama kemudian...
Lulu tertidur pulas.
Dalam tidurnya, Lulu bermimpi bermain di atas awan yang lembut.
Awan itu seperti bantal.
Putih.
Empuk.
Nyaman.
Lulu tersenyum dalam tidurnya.
🌙 Selamat tidur, Lulu. Semoga mimpi indah.
