🐳 Cerpen Sebelum Tidur: Wawa Paus Kecil dan Gelembung Mimpi
Di laut yang biru, hiduplah seekor anak paus bernama Wawa.
Wawa sangat suka bermain air.
Byur! Byur!
Wawa menggerakkan ekornya.
Air pun berputar-putar.
“Wah, senangnya!” kata Wawa.
Suatu hari, Wawa meniup air dari mulutnya.
Bluup... bluup... bluup...
Muncullah gelembung-gelembung kecil.
Satu gelembung.
Dua gelembung.
Tiga gelembung.
Wawa tertawa.
“Hehehe! Gelembungnya lucu!”
Seekor ikan kecil datang menghampiri.
“Halo, Wawa!”
“Halo, Ikan Kecil!”
Mereka bermain bersama di antara rumput laut.
Ikan kecil berenang ke kiri.
Wawa berenang ke kanan.
Mereka bermain dengan gembira.
Tak terasa, matahari mulai tenggelam.
Langit laut menjadi jingga.
Wawa menguap.
“Huaaaam... aku mengantuk.”
Ibu Paus datang mendekat.
“Wawa, Sayang, sekarang waktunya pulang dan tidur.”
Wawa mengangguk.
Ia berpamitan kepada teman-temannya.
“Selamat malam, Ikan Kecil!”
“Selamat malam, Wawa!”
Wawa berenang mengikuti Ibu.
Mereka menuju tempat tidur di antara terumbu karang yang indah.
Ibu Paus memeluk Wawa dengan lembut.
“Sudah siap tidur, Sayang?”
“Sudah, Ibu.”
Wawa menyandarkan kepalanya.
Ibu menyanyikan lagu pelan.
“Tidurlah, Wawa, anak kesayangan.
Bulan bersinar, bintang bertaburan.
Pejamkan mata, istirahatlah.
Esok hari kita bermain kembali.”
Wawa tersenyum.
Ia meniup satu gelembung kecil.
Bluup...
Gelembung itu melayang perlahan.
Wawa memejamkan mata.
Dalam tidurnya, Wawa bermimpi berenang bersama gelembung warna-warni.
Ada gelembung merah.
Ada gelembung kuning.
Ada gelembung biru.
Semuanya menari dengan lembut.
Wawa bahagia sekali.
Tak lama kemudian, Wawa tidur semakin nyenyak dalam pelukan Ibu.
🌙 Selamat tidur, Wawa. Semoga mimpi indah!
Pesan untuk si kecil: Setelah bermain, tubuh perlu beristirahat. Tidurlah dengan nyaman agar besok bisa bermain kembali dengan ceria.
