Cerpen Sebelum Tidur Anak 2 Tahun: Piko Penguin dan Bintang Salju
Piko memiliki tubuh mungil, perut putih, dan syal merah kesayangan.
Setiap pagi, Piko senang bermain di atas salju.
Ia berjalan ke kanan.
Krek... krek... krek...
Lalu berjalan ke kiri.
Krek... krek... krek...
“Wah, jejak kakiku lucu sekali!” kata Piko sambil tertawa.
Suatu sore, salju turun perlahan.
Putih... lembut... dan berkilauan.
Piko menjulurkan sayapnya.
“Wah, ada salju kecil menempel di sayapku!”
Ia melihat kepingan salju yang jatuh di hidungnya.
“Hihihi... dingin!”
Tak lama kemudian, Ibu Penguin memanggil.
“Piko, hari sudah malam. Ayo pulang, Sayang.”
Piko mengangguk. Ia berjalan mengikuti Ibu menuju rumah kecil mereka.
Di dalam rumah, udara terasa hangat. Ibu menyiapkan tempat tidur yang empuk untuk Piko.
Piko melepaskan syal merahnya dan meletakkannya di kursi.
“Ibu, apakah salju juga tidur?” tanya Piko.
Ibu tersenyum. “Tentu saja tidak seperti kita. Tetapi malam ini, salju akan turun dengan tenang dan menghiasi bumi.”
Piko melihat ke luar jendela.
Di langit, bintang-bintang berkelap-kelip.
“Bu, lihat! Ada bintang yang bersinar!”
“Iya, Sayang. Bintang menemani malam kita,” jawab Ibu.
Piko naik ke tempat tidur. Ibu menyelimuti tubuhnya dengan selimut biru yang hangat.
Ibu lalu mencium pipi Piko.
“Selamat malam, Piko. Saatnya beristirahat.”
“Selamat malam, Ibu. Aku sayang Ibu,” bisik Piko.
Ibu tersenyum bahagia.
Piko memejamkan mata. Di luar, salju turun perlahan.
Satu kepingan salju jatuh di atap.
Dua kepingan salju menempel di jendela.
Tiga kepingan salju menari tertiup angin.
Piko pun tertidur pulas.
Dalam mimpinya, ia bermain seluncur salju bersama teman-temannya. Mereka tertawa riang di bawah langit penuh bintang.
Malam itu, Piko tidur dengan nyaman dan bahagia.
Tamat. Selamat tidur, Adik. Semoga mimpi indah! 🌙
Pesan baik: Sayangi keluarga, dengarkan nasihat orang tua, dan jangan lupa beristirahat setelah bermain.
